Gubernur Kukuhkan 125 Kepala SMK/SMA/SLB, Kepsek Memiliki Tugas dan Tanggungjawab yang Besar
(pengukuhan 125 guru oleh Gubernur Kaltim)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA
-
Sebanyak 125 guru di kabupaten dan kota se Kaltim dikukuhkan Gubernur Kaltim Dr
H Isran Noor sebagai Kepala Sekolah Menengah Kejuruan/Sekolah Menengah
Atas/Sekolah Luar Biasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim.
Upacara
pengukuhan Kepala SMKN/SMAN/SLBN digelar di Pendopo Odah Etam, Komplek Kantor
Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda, Jumat, 7 Mel 2021, dihadiri
Sekdaprov Kaltim HM Sa'bani, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr
HM Jauhar Efendi, Asisten Adminstrasi Umum HS Fathul Halim, Kepala BKD Diddy
Rusdiansyah dan Kepala Dinas Pendidikan Anwar Sanusi, serta pimpinan OPD di
lingkungan Pemprov Kaltim.
Pengukuhan
ditandai penyerahan SK Gubernur Kaltim secara simbolis diwakili Kepala SMKN 19
Samarinda Drs Suharto, Kepala SMAN 3 Balikpapan Wahyudi, S.Pd, Kepala SMKN 4
Bontang Achmad Badrus, S.Pd, Kepala SMKN 2 Sebulu Kutai Kartanegara Drs
Kusdirokit, Kepala SMAN 1 Muara Bengkal Kutai Timur Sukapdi, S Pd, Kepala SMKN
1 Linggang Bigung Kutai Barat Rusman, S.Pd, Kepala SMAN 1 Long Ikis Kabupaten
Paser Drs Sugeng Herianto, Kepala SMAN 6 Berau Hermansyah S.Pd, Kepala SMA
Negeri 1 Mook Manar Kutai Barat Markus Awang S.Pd dan Kepala SLB Negeri Bontang
Margono S.Pd.
Ditegaskan
Gubernur Isran Noor, seorang kepala sekolah memiliki tugas dan tanggungjawab
yang besar, selain guru sekolah, mengurus administrasi dan penyelenggaraan
pendidikan, mengatur sistem pembelajaran di sekolah dan bertanggungjawab
mengurusi penggunaan pembiayaan atau penyelenggaraan keuangan sekolah.
"Bapak
dan ibu sekalian patut bersyukur, di bulan sangat mulia ini telah diangkat jadi
kepala sekolah," ungkap mantan Bupati Kutai Timur ini.
Kesempatan
ini menurut Gubernur, dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dilaksanakan penuh
amanah, sebab tidak semua orang mendapat kesemapatan jadi kepala sekolah.
"Bekerja
dengan benar, jangan merasa benar sendiri," pintanya.
Selain
itu, utamakan selalu berkoordinasi dan berkomunikasi yang baik dengan para
guru, pegawai/karyawan bahkan petugas kebun dan kebersihan sekali pun.
"Jadilah
pemimpin yang bijaksana, dan transparan, harus terbuka dalam administrasi dan
fasilitas, terlebih penyelenggaraan keuangan sekolah, agar sistem pembelajaran
dan kegiatan sekolah berjalan harmonis," harap suami Hj Norbaiti, Ketua TP
PKK Kaltim ini.(mar)